Halaman

Rabu, 01 Januari 2014

Bahasa Inggris di SD dihapus? (Kurikulum 2013)



Setelah diputuskan bahwa kurikulum 2013 akan segera diberlakukan, banyak sekali yang masih bingung dan bertanya-tanya tentang konsep kurikulum 2013. Tak terkecuali para guru maupun calon guru SD yang masih abstrak dengan model tematik meskipun sudah diberlakukan model pembelajaran tematik pada kelas rendah sejak kurikulum 2006, KTSP.
Banyak pula guru-guru bidang studi yang bingung akan masa depannya karena khawatir mata pelajaran yang di”master”i akan dihapus terutama guru non-PNS. Seperti halnya calon guru Bahasa Inggris yang berkurang kesempatannya menjadi PNS karena pada kurikulum 2013 Bahasa Inggris pada satuan pendidikan dasar akan
dihapus.
Menanggapi hal itu  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh kembali menegaskan status mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar (SD). Ia mengatakan, mata pelajaran Bahasa Inggris bukan dihapus, melainkan memang tidak termasuk dalam mata pelajaran wajib di SD.
"Dihapus itu kalau tadinya ada, lalu dihilangkan," katanya usai jumpa pers akhir tahun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (30/12).
Menteri Nuh menjelaskan, dalam kurikulum sebelumnya pun, yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Bahasa Inggris tidak menjadi mata pelajaran wajib di SD. Namun Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Namun, lanjut Mendikbud, hal itu bukan berarti mata pelajaran Bahasa Inggris tidak boleh ditambahkan di SD. Ia justru menganjurkan adanya penambahan mata pelajaran bahasa, misalnya bahasa Arab, bahasa Mandarin, atau bahasa Jepang, sesuai dengan karakteristik sekolah masing-masing."Silakan, tapi jangan diwajibkan. Tapi sebagai tambahan untuk anak SD," pungkasnya. (DM)
Kekhawatiran para guru dan calon guru pada kurikulum 2013 sebenarnya tidak selamanya perlu. Pemerintah pastinya sudah mempersiapkan alternatif ataupun solusi untuk mengatasi masalah yang timbul akibat dari pemberlakuan kurikulum 2013 ini. Semoga semuanya dapat berjalan sesuai tujuan yang diinginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar